• Serambi
  • Hubungi
  • Tentang
  • Penyangkalan

Sekolah Saham

Trading & Investasi

  • Analisis
    • Fundamental
    • Teknikal
      • Candlestick
      • Chart Patterns
      • Line Chart
      • MACD
      • MFI
      • Moving Average
      • Stochastic Oscillator
      • Support/Resistance
      • Trendline
  • Sistem Trading
  • Catatan Trading
  • Rekomendasi
    • Rekomendasi Mingguan
    • Watchlist Bulanan
  • Indeks
    • LQ45
    • Pefindo25
  • Umum
    • Investasi
    • Trading
    • Makro
    • Filosofi
    • BEI
    • Aplikasi
You are here: Home / Umum / Trading / Portofolio Saham Trader yang Selalu Untung

Portofolio Saham Trader yang Selalu Untung

March 15, 2016 By Lingga

Gimana portofolio saham anda? Saya yakin nggak mungkin satu warna saja. Pasti kombinasi hijau dan merah. Kombinasi untung dan rugi. Ada yang untung. Ada yang rugi. Berdasarkan pengalaman tidak hampir tidak mungkin semua untung atau semua rugi. Kecuali beli sahamnya fokus satu saham saja ya.

Sekarang lihat gambar portofolio sekolah saham berikut. Yup, untung semua. Sangat hebat bukan? Pasti jarang lihat yang begini.

Portofolio Trader Saham Yang Selalu Untung

Eits, jangan buru-buru kagum dulu. Jangan nganggap sekolah saham dukun handal yang mampu menebak tepat 100% arah pergerakan saham. Jangan anggap setiap transaksi yang dilakukan Sekolah Saham pasti untung. Lah, terus kenapa bisa untung semua di portofolio sahamnya? Rahasianya adalah “Let Profit Run, Cut The Losses Short”.

Yup, Jika untung biarkan saja, tapi jika rugi, jual. Betul, rahasianya melakukan jual pada transaksi yang rugi. Melakukan Cut Loss (CL). Jelas sudah bukan? Jelas bahwa portofolio untung semua bukan karena dapat menebak arah  pergerakan saham 100% tepat. Melainkan karena telah membuang transaksi yang merugikan.

Namun, patut diketahui bahwa melakukan Cut Loss (CL) harus  tepat. Jangan terlalu cepat dan jangan pula terlalu lama. Harus pas agar tidak sering menyesal. Terlalu cepat akan membuat sering menyesal. Menyesal karena setelah dijual, sahamnya malah bergerak naik. Mending naik sedikit, biasanya malah terbang sangat tinggi. Menyesal banget bukan?

Terlalu lama juga akan membuat sering menyesal. Menyesal karena tidak menjual lebih cepat agar kerugian yang ditanggung tidak sedalam sekarang. Jadi gimana donk? Pasnya itu setelah turun seberapa dalam? Berapa persen? Sekolah Saham tidak bisa menjawab karena memang tidak ada standar pastinya.

Level cut loss silahkan ditetapkan masing-masing. Ditetapkan berdasarkan kenyamanan masing-masing. Berapa titik Cut Loss (CL) yang paling membuat penyesalan minimal. Jika masih bingung, silahkan bereksprimen. Tidak mesti menetapkan titik tertentu juga sih. Bisa juga berdasarkan indikator Analisis Teknikal (TA).

Cut Loss dilakukan berdasarkan sinyal indikator Analisis Teknikal (TA). Sinyal jual adalah titik kita melakukan jual (entah itu cut loss (rugi) atau take profit (untung). Pokoknya kalo ada sinyal jual, ya jual tanpa ba-bi-bu. Atau anda menemukan cara lain untuk menentukan titik Cut Loss ini. Silahkan saja. Bebas kok, selama anda nyaman dengannya.

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • More
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading...

Filed Under: Trading Tagged With: Cut Loss, Jual Rugi, Portofolio, Saham, Trading

Notifikasi Otomatis

Daftarkan Notifikasi Otomatis

EMAIL

Daftarkan email anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru

TWITTER

Follow @sekolah_saham

Terpopuler

  • 13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
    13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
  • Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
    Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
  • Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
    Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
  • Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
    Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
  • Trading with Candlestick Chart
    Trading with Candlestick Chart

Terkini

  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-12-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (16-10-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Oktober 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (25-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (28-08 s/d 01-09 2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (21 s/d 25-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (14 s/d 18-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (07 s/d 11-08-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Agustus 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (31-07-2023 s/d 04-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (24-07-2023 s/d 28-07-2023)
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 17-07-2023 s/d 21-07-2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 10-07-2023 s/d 14-07-2023
  • Saham Pilihan Bulan Juli 2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 05-06-2023 s/d 09-06-2023
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Dec    
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.

To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy

SekolahSaham.com © 2026· Log in

%d