• Serambi
  • Hubungi
  • Tentang
  • Penyangkalan

Sekolah Saham

Trading & Investasi

  • Analisis
    • Fundamental
    • Teknikal
      • Candlestick
      • Chart Patterns
      • Line Chart
      • MACD
      • MFI
      • Moving Average
      • Stochastic Oscillator
      • Support/Resistance
      • Trendline
  • Sistem Trading
  • Catatan Trading
  • Rekomendasi
    • Rekomendasi Mingguan
    • Watchlist Bulanan
  • Indeks
    • LQ45
    • Pefindo25
  • Umum
    • Investasi
    • Trading
    • Makro
    • Filosofi
    • BEI
    • Aplikasi
You are here: Home / Umum / Filosofi / Cash Is The King

Cash Is The King

December 3, 2013 By Lingga

Cash is The King. Jika sudah lama berkecimpung dalam pasar keuangan, khususnya di bursa saham, kata-kata berbahasa Ingris ini pasti sudah sering anda dengar.Kata-kata tersebut sering didengungkan oleh para pebisnis saham, terutama mereka-mereka yang telah senior. Ini menandakan kata-kata di atas bukan sembarangan. Pasti ada gunanya. Oleh karena itu, dalam artikel ini, mari kita coba untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya.

Memahaminya dalam konteks bahwa kita adalah seorang pebisnis saham. Mari kita mulai memahaminya berdasarkan arti katanya. Terjemahan bebas dari Cash is The King: “Uang Tunai adalah Sang Raja”. Terjemahan filosofisnya: “Uang Tunai sangat penting, bahkan bisa berarti segalanya”. Dapat disimpulkan, kata-kata tersebut dimaksudkan agar kita jangan sampai kehilangan seluruh uang tunai kita. Harus selalu ada dana yang setiap saat dapat digunakan.

Cash-Is-The-King

Perlu dipahami bahwa uang tunai disini berbeda artinya dengan uang tunai dalam kehidupan sehari-hari. Uang tunai dalam hal ini adalah dana yang dapat digunakan setiap saat jika dibutuhkan. Tidak peduli dana ini dalam bentuk apa dan dimana, selama bisa langsung digunakan, maka itulah uang tunai yang dimaksud. Jadi, Cash is The King adalah kata-kata yang dimaksudkan untuk memberitahu bahwa mempunyai uang tunai sangat penting dalam bisnis saham.

Tanpanya, kita tidak akan bisa apa-apa jika sesuatu terjadi – entah itu hal baik atau hal buruk. Kita akan hanya jadi penonton saja. Namun, dipikir-pikir, memiliki uang tunai alih-alih dibelanjakan, bisa hal jelek. Ketika bursa saham sedang dalam tren naik (Bullish) yang kuat, keuntungan yang kita peroleh tidak maksimal. Ini karena tidak semua sumberdaya uang kita digunakan untuk membeli saham. Ada sejumlah uang yang menganggur sebagai dana cadangan.

Walaupun uang tersebut mendapat bunga dari pihak bank (atau dari sekuritas), tetap saja tidak sebanding dengan potensi keuntungan dari transaksi saham. Lantas bagaimana? Apakah kita perlu selalu mempunyai uang tunai atau menggunakan semuanya untuk bertransaksi saham? Seperti biasa, jawabannya adalah tergantung. Tergantung situasi terkini dalam bursa saham. Sedang dalam tren turun (Bearish), tren datar (Sideaways), atau tren naik (Bullish).

Jika sedang dalam tren naik, apalagi tren naik yang sangat kuat, kita harus menggunakan semua sumberdaya kita untuk bertransaksi saham. Semua uang kita harus digunakan. Jika perlu kita meminjam uang atau menggunakan margin. Dalam hal ini, berlaku “Cash is not The King Anymore” – uang tunai bukanlah raja. Nah, ketika yang terjadi adalah tren datar (Sideaways), tentu saja ceritanya menjadi berbeda.

Ketika bursa sedang dalam tren datar, kita perlu berhati-hati. Tren datar bisa seketika berubah jadi tren naik atau tren turun. Kehati-hatian ini dapat kita wujudkan untuk hanya menggunakan separuh dari dana kita dalam bertransaksi saham. Separuhnya lagi kita siapkan untuk menghadapi situasi yang tidak terduga. Dalam hal ini, berlaku “Cash is a half King” – uang tunai adalah setengah raja. Uang tunai sudah mulai penting, tapi hanya setengahnya saja.

Sekarang, mari kita lihat kondisi terakhir. Kondisi yang sangat mencekam bagi para pebisnis saham. Kondisi dimana bursa saham sedang dalam tren turun. Dalam hal ini, uang tunai benar-benar penting. Kita harus memegang uang tunai sebanyak-banyaknya. Jika perlu, semua dana, kita pegang. Dalam hal ini berlaku “Cash is The King” – uang tunai adalah sang raja. Memiliki uang tunai menjadi sangat penting untuk menghadapi jika terjadi perubahan arah.

Perubahan arah dari tren turun (Bearish) menuju tren naik (Bullish). Jika kita tidak memiliki uang tunai, maka kita hanya akan menjadi penonton saja. Sementara orang lain akan berpesta pora menikmati keuntungan yang sangat besar. Inilah pentingnya untuk memegang uang tunai dalam kondisi bursa yang sedang turun – apalagi dalam kondisi tren turun yang sangat kuat. Dapat disimpulkan, “Cash is The King” terjadi dalam situasi tren turun yang sangat kuat.

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • More
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading...

Filed Under: Filosofi Tagged With: Bisnis, Cash, filosofi, Saham, Tunai, Uang

Notifikasi Otomatis

Daftarkan Notifikasi Otomatis

EMAIL

Daftarkan email anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru

TWITTER

Follow @sekolah_saham

Terpopuler

  • 13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
    13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
  • Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
    Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
  • Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
    Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
  • Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
    Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
  • Trading with Candlestick Chart
    Trading with Candlestick Chart

Terkini

  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-12-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (16-10-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Oktober 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (25-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (28-08 s/d 01-09 2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (21 s/d 25-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (14 s/d 18-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (07 s/d 11-08-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Agustus 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (31-07-2023 s/d 04-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (24-07-2023 s/d 28-07-2023)
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 17-07-2023 s/d 21-07-2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 10-07-2023 s/d 14-07-2023
  • Saham Pilihan Bulan Juli 2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 05-06-2023 s/d 09-06-2023
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Dec    
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.

To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy

SekolahSaham.com © 2026· Log in

%d