• Serambi
  • Hubungi
  • Tentang
  • Penyangkalan

Sekolah Saham

Trading & Investasi

  • Analisis
    • Fundamental
    • Teknikal
      • Candlestick
      • Chart Patterns
      • Line Chart
      • MACD
      • MFI
      • Moving Average
      • Stochastic Oscillator
      • Support/Resistance
      • Trendline
  • Sistem Trading
  • Catatan Trading
  • Rekomendasi
    • Rekomendasi Mingguan
    • Watchlist Bulanan
  • Indeks
    • LQ45
    • Pefindo25
  • Umum
    • Investasi
    • Trading
    • Makro
    • Filosofi
    • BEI
    • Aplikasi
You are here: Home / Umum / BEI / Bursa Saham Indonesia (BEI) Bearish

Bursa Saham Indonesia (BEI) Bearish

December 1, 2013 By Lingga

Besok sudah senin lagi, saat perputaran “roda” bursa saham Indonesia (BEI) akan dimulai lagi. Tentu jika ingin menangguk keuntungan yang maksimal sembari menurunkan tingkat resiko, kita harus benar-benar mempersiapkan diri. Salah satunya adalah dengan membaca kondisi bursa – mengetahui tren yang sedang berlangsung. Tren ini akan menentukan strategi kita untuk seminggu kedepan – apakah agresif, moderat, atau konservatif.

Kebetulan juga bahwa hari ini kita telah memasuki bulan baru – bulan desember. Jadi selain menganalisa untuk jangka waktu mingguan, kita juga dapat menganalisa untuk jangak waktu bulanan. Dalam hal ini, informasi tren yang didapat akan meliputi tren jangka panjang (bulanan) dan tren jangka menengah (mingguan). Seperti biasa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lah yang digunakan.

IHSG Bulanan

IHSG-Bulanan-20131201

Pertama, mari kita analisa berdasarkan MACD histogramnya. Dapat kita lihat bahwa MACD histogram terakhir (untuk bulan november) berwarna merah. Ini memberitahu bahwa secara bulanan, tren Bursa Saham Indonesia (BEI) sedang memasuki tren turun (bearish). Diprediksi bahwa tren turun tersebut akan tetap berlanjut sebulan kedepan. Ini berlaku sampai terbukti sebaliknya.

Sekarang, mari kita analisa candlesticknya. Dapat dilihat bahwa candlestick terakhir adalah candlestick hitam berbatang panjang. Ini memberitahu kita bahwa pasukan Jendral Bearish benar-benar mendominasi pertempuran. Dapat dikatakan, sudah tidak ada perlawanan dari pasukan Jendral Bullish. Diprediksi, dominasi ini masih akan berlanjut sebulan kedepan. Apalagi ternyata candlesticck terakhir telah menembus support kuat (MA20).

Peluang penurunan ke support berikutnya (batas bawah bollinger band) cukup tinggi. Jika dilihat berdasarkan hal ini, resiko benar-benar besar seminggu kedepan. Dapat dikatakan bahwa Bursa Saham Indonesia (BEI) benar-benar sedang memasuki fase tren turun (bearish) yang sangat kuat. Jadi jelas, memegang saham dalam waktu bulanan bukanlah tindakan yang bijak. Tentu ini bukan berarti kita harus keluar dari bursa.

Kita masih bisa memanfaatkan tren dalam jangka lebih pendek untuk mencoba menangguk keuntungan dari bursa – misalnya menggunakan tren mingguan atau tren harian. Yang perlu dicamkan adalah resiko telah meningkat karena secara jangka panjang (bulanan), bursa berada dalam tren turun (bearish) yang kuat. Untuk lebih memahami kondisinya, mari kita analisa volume transaksi.

Dapat dilihat bahwa volume transaksi relatif kecil. Ini berarti masih ada kemungkinan sinyal bearish yang kita peroleh adalah sinyal palsu. Masih ada kemungkinan tren turun (bearish) akan berubah menjadi tren naik (bullish) dalam sebulan kedepan. Dalam kondisi ini, tetap tidak bijak untuk trading jangka panjang. Kita tetap harus menggunakan strategi jangka lebih pendek dengan memperhatikan tren mingguan atau harian.

IHSG Mingguan

Pertama, mari kita analisa MACD histogramnya. Dapat kita lihat bahwa MACD histogram terakhir masih berwarna merah. Ini memberitahu kita bahwa tren turun (bearish) masih akan terus berlangsung seminggu kedepan. Ini sejalan jangka waktu bulanan. Jelas dalam hal ini bahwa memegang saham dalam jangka waktu mingguan bukan tindakan bijak. Resiko penurunan masih lebih besar dibanding peluang kenaikan.

Sekarang, mari analisa candlesticknya. Candlestick terakhir adalah candlestick hitam berbatang pendek – namun lebih panjang daripada batang candlestick hitam sebelumnnya. Ini memberitahu kita bahwa pasukan Jendral Bearish masihlah sang pemenang. Memang bukan tanpa perlawanan, namun perlawanan pasukan Jendral Bullish semakin melemah. Diprediksi, pasukan Jendral Bearish akan terus memenangkan pertempuran untuk seminggu keepan.

Juga, dapat dilihat bahwa candlestick terakhir lumayan jauh dari support terkuatnya (batas bawah bollinger band). Ini memberitahu kita bahwa ruang untuk penuruan masih terbuka lebar. Resiko bahwa Indeks akan terus turun hingga ke batas bawah bollinger band masih besar. Ini berarti trading saham mingguan juga bukan hal yang bijak. Jadi, dapat kita coret strategi jangka panjang (bulanan) dan jangka menengah (mingguan) untuk seminggu kedepan.

Untuk lebih meyakinkannya, mari kita lihat volume transaksinya. Dapat kita lihat volume terakhir relatif sama dengan volume transaksi sebelumnnya. Ini memberitahu kita bahwa sinyal bearish mingguan yang kita peroleh kemungkinan besar bukanlah sinyal palsu. Jadi, dapat disimpulkan bahwa seminggu kedepan bursa masih akan bergerak turun. Pilihan kita dalam hal ini adalah menjauh dari pasar atau menggunakan strategi jangka pendek (harian).

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • More
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading...

Filed Under: BEI Tagged With: Bearish, BEI, bursa, IHSG, Saham, Tren

Notifikasi Otomatis

Daftarkan Notifikasi Otomatis

EMAIL

Daftarkan email anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru

TWITTER

Follow @sekolah_saham

Terpopuler

  • 13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
    13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
  • Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
    Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
  • Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
    Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
  • Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
    Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
  • Trading with Candlestick Chart
    Trading with Candlestick Chart

Terkini

  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-12-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (16-10-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Oktober 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (25-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (28-08 s/d 01-09 2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (21 s/d 25-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (14 s/d 18-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (07 s/d 11-08-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Agustus 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (31-07-2023 s/d 04-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (24-07-2023 s/d 28-07-2023)
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 17-07-2023 s/d 21-07-2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 10-07-2023 s/d 14-07-2023
  • Saham Pilihan Bulan Juli 2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 05-06-2023 s/d 09-06-2023
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Dec    
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.

To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy

SekolahSaham.com © 2026· Log in

%d