• Serambi
  • Hubungi
  • Tentang
  • Penyangkalan

Sekolah Saham

Trading & Investasi

  • Analisis
    • Fundamental
    • Teknikal
      • Candlestick
      • Chart Patterns
      • Line Chart
      • MACD
      • MFI
      • Moving Average
      • Stochastic Oscillator
      • Support/Resistance
      • Trendline
  • Sistem Trading
  • Catatan Trading
  • Rekomendasi
    • Rekomendasi Mingguan
    • Watchlist Bulanan
  • Indeks
    • LQ45
    • Pefindo25
  • Umum
    • Investasi
    • Trading
    • Makro
    • Filosofi
    • BEI
    • Aplikasi
You are here: Home / Analisis / Teknikal / Trendline / Seri Indikator Analisis Teknikal: Cara Sederhana Mendeteksi Tren dengan Menggunakan Trendline

Seri Indikator Analisis Teknikal: Cara Sederhana Mendeteksi Tren dengan Menggunakan Trendline

September 6, 2013 By Lingga

Bisnis saham  adalah tentang bagaimana kita menghasilkan keuntungan dari pergerakan harga saham dan juga pembagian deviden. Porsi keuntungan terbesar biasanya dihasilkan dari pergerakan harga yang terjadi. Inilah makanya sangat penting untuk mengetahui tren pergerakan harga saham yang sedang terjadi. Jika kita tidak tahu tren yang sedang terjadi maka besar kemungkinan kita akan melawannya.

Ini sangat fatal karena melawan tren sama saja kita sedang melawan pasar padahal pasar selalu benar. Maka hanya kerugianlah hasil dari melawan pergerakan pasar. Oleh sebab itu disarankan agar sebelum memutuskan untuk berbisnis saham, kita harus terlebih dahulu mempelajari bagaimana cara mengetahui tren yang sedang berlangsung. Untunglah cukup mudah untuk mendeteksi tren yang sedang berlangsung.

Kita dapat dengan mudah megetahui tren pergerakan harga saham yang sedang berlangsung dengan menggunakan berbagai indikator analisis teknikal (TA) seperti Moving Averaga (MA), Trendline, MACD, dll. Kali ini, mari kita menggunakan Trendline yang menawarkan cara sederhana untuk mendeteksi tren yang sedang berlangsung. Trendline hanya membutuhkan sebuah tarikan garis untuk memberitahu kita tren yang sedang berlangsung. Sederhana bukan?

Tentu penarikan garis ini tidak sembarangan. Penarikan garis dilakukan dengan menghubungkan beberapa titik puncak atau titik lembah pada chart yang terbentuk oleh pergerakan harga saham. Tren naik dideteksi dengan menghubungkan beberapa titik harga terendah. Tren turun dideteksi dengan cara menghubungkan beberapa titik harga tertinggi. Tren datar dideteksi dengan menghubungkan berberapa harga tertinggi atau beberapa harga terendah.

Mendeteksi Tren Naik Dengan Trendline

Untuk mendeteksi tren naik (Bullish), kita menggambarkan sebuah garis lurus yang menghubungkan dua atau lebih titik harga terendah. Dapat dikatakan bahwa kita mengkoneksikan lembah-lembah yang terbentuk dalam chart pergerakan harga saham. Semakin banyak titik-titik yang dapat dihubungkan maka semakin terpercaya hasilnya. Untuk lebih memahaminya, mari kita lihat gambar di bawah:

Trendline Naik

Seperti yang kita lihat, garis biru mengkoneksikan tiga titik harga terendah dalam arah menaik. Garis biru ini memberitahukan kita bahwa tren yang sedang berlangsung adalah tren naik (Bullish) dimana harga saham sedang bergerak semakin tinggi. Tren naik ini berlaku sampai garis biru akhirnya ditembus kebawah oleh chart pergerakan harga saham.

Mendeteksi Tren Turun Dengan Trendline

Untuk mendeteksi tren turun (Bearish), kita menggambarkan sebuah garis lurus yang menghubungkan dua atau lebih titik harga tertinggi. Dapat dikatakan bahwa kita mengkoneksikan puncak-puncak yang terbentuk dalam chart pergerkan harga saham. Semakin banyak titik-titik yang dapat dihubungkan maka semakin terpercaya hasilnya. Untuk lebih memahaminya, mari kita lihat gambar di bawah:

Trendline Turun

Seperti yang kita lihat, garis biru mengkoneksikan empat titik harga tertinggi dalam arah menurun. Garis biru ini memberitahukan kita bahwa tren yang sedang berlangsung adalah tren turun (Bearish) dimana harga saham sedang bergerak semakin rendah. Tren turun ini berlaku sampai garis biru akhirnya ditembus ke atas oleh chart pergerakan harga saham.

Mendeteksi Tren Datar Dengan Trendline

Untuk mendeteksi tren datar (Sideaways), kita menggambarkan sebuah garis lurus yang menghubungkan dua atau lebih titik harga tertinggi atau terendah. Dapat dikatakan bahwa kita mengkoneksikan puncak-puncak atau lembah-lembah yang terbentuk dalam chart pergerakan harga saham. Semakin banyak titik-titik yang dapat dihubungkan maka semakin terpercaya hasilnya. Untuk lebih memahaminya mari kita lihat gambar di bawah:

Trendline Datar

Seperti yang kita lihat ada dua, garis biru. Satu mengkoneksikan dua titik harga tertinggi dan yang lain mengkoneksikan dua titik harga terendah. Kedua garis biru ini dalam arah yang mendatar. Masing-masing garis biru tersebut memberitahu kita tren yang sedang berlangsung adalah tren datar (Sideaways) dimana harga saham sedang tidak bergerak. Tren datar ini berubah jadi tren naik jika garis atas ditembus ke atas oleh chart pergerakan harga saham. Sebaliknya, tren berubah jadi tren turun jika garis bawah ditembus ke bawah oleh pergerakan harga saham.

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • More
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading...

Filed Under: Trendline Tagged With: Bearish, Bullish, Datar, Tren, Trendline

Trackbacks

  1. Menjual dan Membeli Saham Menggunakan Trendline | Sekolah Saham says:
    September 11, 2013 at 12:46 pm

    […] artikel sebelumnnya, kita telah belajar bagaimana cara menggambar trendline untuk tren naik (Bullish), tren turun (Bearish), dan tren datar (Sideaways). Ini berarti trendline […]

Notifikasi Otomatis

Daftarkan Notifikasi Otomatis

EMAIL

Daftarkan email anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru

TWITTER

Follow @sekolah_saham

Terpopuler

  • 13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
    13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
  • Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
    Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
  • Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
    Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
  • Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
    Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
  • Trading with Candlestick Chart
    Trading with Candlestick Chart

Terkini

  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-12-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (16-10-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Oktober 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (25-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (28-08 s/d 01-09 2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (21 s/d 25-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (14 s/d 18-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (07 s/d 11-08-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Agustus 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (31-07-2023 s/d 04-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (24-07-2023 s/d 28-07-2023)
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 17-07-2023 s/d 21-07-2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 10-07-2023 s/d 14-07-2023
  • Saham Pilihan Bulan Juli 2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 05-06-2023 s/d 09-06-2023
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Dec    
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.

To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy

SekolahSaham.com © 2026· Log in

%d