Menjadi Jago Trading

Hendak menjadi jago trading.

Kalimat di atas adalah biasanya cita-cita semua trading pemula ketika memulai. Cita-cita yang sangat normal karena memang bagi mereka jago trading adalah sesuatu yang wah.

Menjadi seorang jago trading dianggap sangat susah. Dianggap butuh waktu yang sangat lama untuk terus belajar agar bisa menjadi seorang jago trading.

Pendapat tersebut lahir karena persepsi bahwa jago trading adalah seorang yang menguasai pasar sehingga akan selalu untung dalam setiap trading yang dilakukan.

Jago Trading

Seolah-olah jika sudah jago trading maka dapat mendikte pasar agar menuruti kemauannya. Dengan kata lain, jika belum dapat mendikte pasar maka dianggap bukan jago trading.

Sebuah persepsi yang sangat keliru. Jika mengikuti persepsi tersebut maka tidak akan pernah menjadi jago trading. Lha, mendikte pasar adalah hal yang mustahil — sejago apapun ilmu trading kita.

Jadi tinggalkan persepsi tersebut. Mari menggunakan persepsi baru bahwa jago trading itu adalah trader yang dapat konsisten untung secara total dalam periode waktu panjang. Ingat untung secara total ya, bukan untung setiap transaksi.

Dengan konsepsi demikian maka menjadi jago trading bukanlah hal yang mustahil lagi. Bukan barang mewah lagi. Bahkan kita bisa secepatnya menjadi seorang jago trading hanya dengan menguasai dasar-dasar ilmu trading.

Sebagai contoh, mari maksimalkan dasar ilmu trading membaca arah tren dengan cara hanya trading searah arah tren. Jika tren naik (Bullish) lakukan posisi beli, jika tren turun (Bearish) lakukan posisi jual, dan jika tanpa tren, jangan ambil posisi.

Sebagai contoh untuk Bursa Saham Indonesia (BEI), tradinglah hanya pada saat tren naik (Bullish) terkonfirmasi, niscaya dengan demikian keuntungan untuk jangka panjang sudah ditangan. Jangan trading ketika tren turun (Bearish) atau tren mendatar (non trending).

Dengan melakukan hal tersebut, niscaya hampir dipastikan bahwa dalam jangka waktu panjang maka secara total trader akan mengalami keuntungan yang signifikan. Dapatlah disebut sebagai jago trading.

Ilmu membaca tren adalah ilmu dasar trading yang relatif mudah dikuasai. Cukup dengan menggunakan indikator Analisa Teknikal (TA) sederhana seperti Moving Average  (MA) atau MACD (Moving Average Convergence-Divergence).

Jadi dapat disimpulan bahwa dengan hanya memaksimalkan ilmu dasar trading, kita sudah dapat menjadi jago trading. Tidak perlu njelimet mempelajari hal-hal yang rumit. Cukup menguasai hal-hal sederhana yang mendasar saja.

Jadi, sudah siap menjadi Jago Trading?

Speak Your Mind

*