Maju Mundur Cantik

Seperti yang sudah diketahui, trader itu akan sangat sulit meraih hasil yang diinginkan jika pasar stagnan. Pasar yang tidak bergerak. Trader itu memang  kerjaannya memanfaatkan  pergerakan harga. Tanpa ada pergerakan, trader tidak ada kerjaan. Trader pun tidak ubahnya seperti pengangguran, tidak punya penghasilan.

Untungnya, gerakan harga itu sangat jarang stagnan. Selalu saja ada alasan penggerak yang membuat maju atau mundur. Biasanya faktor penggerak ini adalah perubahaan terhadap status quo ekonomi. Misalnya yang terbaru adalah keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Ini membuat pasar keuangan seluruh dunia bergejolak.

Maju Mundur Harga Saham

Ada juga perubahan yang ber-efek terhadap pasar lokal suatu negara saja. Misalnya semakin dekatnya keputusan terhadap Tax Amnesty (pengampunan pajak) di Indonesia. Ini juga menjadi faktor yang menggerakkan Bursa Saham Indonesia (BEI). Dan banyak lagi faktor lainnya yang dapat menggerakkan harga. Tidak akan ada habisnya. Selalu ada faktor baru.

Berbagai faktor inilah yang berkelindan menyebabkan gerakan maju-mundur harga instrumen keuangan. Bagi trader ini adalah berkah. Istilahnya bagi trader itu, maju atau mundur itu sama cantiknya. Maju mundur cantik. Mau maju atau mundur, yang penting harga bergerak sehingga ada peluang untuk trading menghasilkan untung.

Maju mundur mencerminkan pergerakan harga yang kadang naik kadang turun. Mundur berarti kesempatan untuk membeli di harga lebih rendah. Maju berarti kesempatan untuk menjual di harga yang lebih tinggi. Buy low sell high atau buy high sell higher. Ini jika pasar searah.

Dalam pasar dua arah, maka peluang mendapat keuntungan menjadi dua kali lipat. Ketika mundur dapat melakukan posisi short (jual) dan ketika maju dapat melakukan posisi long (beli). Jadi, mau maju atau mundur, kedua-duanya memberikan keuntungan asal trader melakukan posisi searah pergerakan pasar.

Jadi, baik dalam pasar searah maupun pasar dua arah. Maju mundurnya pergerakan harga adalah peluang bagi trader untuk meraih hasil yang diinginkan. Tanpanya, trader menjadi tidak punya pekerjaan. Tanpa pergerakan harga, trader hanyalah seorang pengangguran tanpa penghasilan.