Memilih Saham: Studi Kasus Saham ADRO

Sebelumnya, telah dibahas bagaimana dan mengapa saham BUMI (Bumi Resources) tidak akan direkomendasikan oleh sekolah saham dalam waktu dekat ini. Saham BUMI tidak masuk dalam watchlist yang dibentuk berdasarkan kriteria fundamental tertentu. Tepatnya berdasarkan sales growth, PER, DER, dan ROE. Kali ini mari kita bahas mengenai saham tambang lainnya yang kebetulan berhasil masuk dalam watchlist sekolah saham.

Sengaja diambil saham tambang juga agar perbandingannya jelas – antara yang tidak masuk watchlist (saham BUMI) dengan yang masuk watchlist. Kali ini akan dibedah mengenai saham ADRO (Adaro Energy). Kebetulan saham ini memang pernah direkomendasikan oleh sekolah saham dan jika mengikuti bulat-bulat apa yang dilakukan, maka seharusnya keuntungan 25% sudah ditangan. OK, mari kembali berusaha memahami bagaimana proses sekolah saham memilih saham.

Sebagai langkah pertama mari perhatikan data fundamental saham ADRO (Adaro Energy) berikut. Data fundamental ini diambil dari web ipotnews.

Fundamental-ADRO

Pertama, mari kita lihat sales growthnya. Tampak bahwa nilai sales growthnya adalah 33.83% yang jauh diatas trehshold 5% yang sudah ditetapkan. Jadi, dari segi sales growth jelas saham Adaro Energy (ADRO) ini masuk dalam kriteria untuk dimasukkan kedalam watchlist. Sekarang, mari kita lihat indikator fundamental lainnya, PER (Price Earning Ratio). Tampak bahwa nilai PER nya adalah 6.92x. Nilai PER ini berada diantara 3 s/d 20.

Jadi, secara PER, saham ADRO (Adaro Energy) masuk kedalam kriteria. Saham ini cukup murah namun tidak murahan. Jelas ada potensi kenaikan cukup besar dalam hal ini. Saham ADRO ini lolos dari saringan PER. OK, mari kita lihat indikator fundamental lainnya, ROE (Return of Equity).  Nilai ROE nya adalah 14.97%. ROE nya memberi tahu kita bahwa imbal hasil dari saham ini adalah 14.97% secara rata-rata. Yah, tidak terlalu menggiurkan tapi masih diatas bunga depositolah.

Toh, kriteria saya adalah bagus selama ROE nya sama atau diatas 10%. Jelas, saham ADRO lolos dari saring ROE ini. Mari kita lihat indikator fundamental lainnya. Debt/Equity (DER). Tampak bahwa nilai DER nya adalah 0.69. Kriteria sekolah saham adalah selama DER masih dibawah 1 maka saham tersebut layak dikoleksi. Jelas sudah bahwa saham ADRO (Adaro Energy) lolos untuk saringan DER ini. Beginilah proses penyaringan saham ADRO.

Dapat disimpulkan bahwa saham ADRO (Adaro Energy) telah lolos dari empat saringan indikator fundamental yakni Sales Growth, PER (Price Earning Ratio), ROE (Return of Equity), dan DER (Debt Equity Ratio). Ini berarti memang saham ini layak untuk masuk dalam watchlist sekolah saham. Jadi sudah tidak mengherankan jika saham ADRO (Adaro Energy) ini akan sering muncul dalam rekomendasi saham baik mingguan maupun harian.

 

Comments

  1. beberapa hari yg lalu ADRO banyak di rekomendasikan untuk BUY tapi gak taunya harga saham ADRO terus melorot ini karena apa ya ? saya pegang saham ADRO di 1310 menurut mas Lingga saya CL atau tetap saya keep.

    Terima kasih.