• Serambi
  • Hubungi
  • Tentang
  • Penyangkalan

Sekolah Saham

Trading & Investasi

  • Analisis
    • Fundamental
    • Teknikal
      • Candlestick
      • Chart Patterns
      • Line Chart
      • MACD
      • MFI
      • Moving Average
      • Stochastic Oscillator
      • Support/Resistance
      • Trendline
  • Sistem Trading
  • Catatan Trading
  • Rekomendasi
    • Rekomendasi Mingguan
    • Watchlist Bulanan
  • Indeks
    • LQ45
    • Pefindo25
  • Umum
    • Investasi
    • Trading
    • Makro
    • Filosofi
    • BEI
    • Aplikasi
You are here: Home / Umum / Makro / Shutdown Pemerintahan Amerika Serikat dan Bursa Saham

Shutdown Pemerintahan Amerika Serikat dan Bursa Saham

October 2, 2013 By Lingga

Wah, ternyata saya salah kemarin itu. Saya pikir para politisi US sono harusnya lebih baik (baca: lebih dewasa) dari politisi Indonesia. Eh, nggak tahunya sama saja. Mereka ternyata kekeh mempertahankan pendirian masing-masing. Alhasih, penaikan batas utang negara (Debt Ceiling) tidak berhasil disetujui. Terjadilah yang banyak ditakutkan oleh orang-orang, penutupan sementara seluruh layanan pemerintah.

Penutupan ini terpaksa dilakukan karena tidak ada lagi uang untuk membayar pegawai pemerintahan. Jadilah para pegawai itu menikmati cuti masal (yang sayangnya) tanpa dibayar. Situasi ini (sebelumnya) diprediksi akan menimbulkan kepanikan di pasar keuangan (khususnya bursa saham), karena Amerika Serikat adalah masih tetap negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Yang setiap kebijakannya akan mempengaruhi ekonomi negara lain.

Shutdown Pemerintahan Amerika Serikat

Penutupan layanan pemerintahan adalah jelas kabar jelek karena dianggap akan mengganggu kelancaran segala urusan yang berhubungan dengan perekonomian Amerika Serikat. Asumsi inilah yang membuat para investor menarik dananya dari bursa saham. Mereka memilih untuk mengamankan dananya karena memprediksi akan timbul kepanikan akibat kabar jelek penutupan pemerintahan Amerika Serikat.

Ternyata, bursa saham di seluruh dunia anteng-anteng aja. Tidak ada kepanikan. Alih-alih bursa saham turun tajam, malah pada naik setelah pengumuman shutdown pemerintah Amerika Serikat kemarin. Bursa saham Amerika tetap naik dan Bursa Saham Indonesia (BEI) juga tetap naik. Bahkan di hari keduapun bursa saham tersebut tetap naik. Ternyata memang penutupan pemerintah Amerika Serikat bukan dianggap faktor penting di bursa saham.

Pelajaran yang dapat kita ambil adalah kita seharusnya tidak boleh panik jika ada berita yang sepertinya negatif dari Amerika sono. Kita harus tetap berkepala dingin menganalisa situasi yang terjadi. Pada akhirnya, keputusan yang kita ambil harus tetap berlandaskan pada sistem trading kita masing-masing. Ini bisa dicapai jika kita tetap tenang – tidak panik. Jika kita panik, kemungkinan besar keputusan kita akan keluar jalur yang sudah ditetapkan oleh sistem trading kita masing-masing.

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • More
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading...

Filed Under: Makro Tagged With: bursa, Debt Ceiling, Ekonomi, Makro, Saham, Shutdown, US

Notifikasi Otomatis

Daftarkan Notifikasi Otomatis

EMAIL

Daftarkan email anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru

TWITTER

Follow @sekolah_saham

Terpopuler

  • 13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
    13 Pola Grafik (Chart Patterns) Yang Perlu Diketahui
  • Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
    Sejarah Pasar Saham Indonesia (Indonesia Stock Exchange/IDX/JKSE)
  • Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
    Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bullish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah
  • Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
    Seri Indikator Analisa Teknikal: Membeli dan Menjual Menggunakan MACD
  • Trading with Candlestick Chart
    Trading with Candlestick Chart

Terkini

  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-12-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (16-10-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Oktober 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (25-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (18-09-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (28-08 s/d 01-09 2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (21 s/d 25-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (14 s/d 18-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (07 s/d 11-08-2023)
  • Saham Pilihan Bulan Agustus 2023
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (31-07-2023 s/d 04-08-2023)
  • Rekomendasi Saham Minggu Ini (24-07-2023 s/d 28-07-2023)
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 17-07-2023 s/d 21-07-2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 10-07-2023 s/d 14-07-2023
  • Saham Pilihan Bulan Juli 2023
  • Rekomendasi Saham Mingguan Periode 05-06-2023 s/d 09-06-2023
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Dec    
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.

To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy

SekolahSaham.com © 2026· Log in

%d