Bisnis Saham itu Tentang Keyakinan (Sebenarnya)

Jika sudah lama berkecimpung dalam bisnis saham, pasti sudah tahu bahwa beredar banyak informasi di bursa – baik yang gratis atau berbayar. Sebenarnya ini bukanlah hal buruk. Setidaknya kita akan punya informasi yang lengkap sebelum memutuskan untuk membeli suatu saham. Kita akan punya referensi yang lengkap untuk kita olah sehingga hasil analisa kita akan lebih bagus. Namun itu jika kita punya kemampuan untuk menganalisa sendiri.

Jika tidak, banyaknya informasi yang tersedia malah akan berakibat buruk. Kita akan terombang-ambing dilautan informasi tersebut. Kita akan bingung mau memakai informasi yang mana. Saking bingungnya, kemungkinan kita akan selalu terlambat mengambil keputusan atau bahkan jadinya tidak bertindak sama sekali– baik untuk membeli atau menjual saham. Disnilah mengapa dikatakan kita harus dapat melakukan analisa sendiri ketika terjun ke bisnis saham.

Bisnis-Saham-dan-Keyakinan

Tanpanya, kita pasti akan tersesat dibelantara hutan informasi saham yang begitu banyak. Namun tidak hanya cukup bahwa kita mampu melakukan analisa. Kita juga harus dapat yakin pada hasil analisa tersebut. Saya ulangi lagi, kita harus dapat benar-benar yakin pada hasil analisas yang kita lakukan. Percuma telah melakukan analisa namun kita malah tidak yakin terhadap hasilnya. Analisa yang kita lakukan akan menjadi sia-sia saja.

Kita pada akhirnya malah tidak mau memakai hasil analisa tersebut dan kembali berpaling kepada informasi yang beredar di bursa. Akhirnya, ya kita jadi bingung lagi — akan tersesat kembali di belantara informasi yang begitu padat. Inilah mengapa saya katakan bisnis saham adalah masalah keyakinan. Yakin bahwa kita telah melakukan analisa dengan benar dan yakin bahwa hasil analisa tersebutlah yang paling tepat untuk kita jalankan.

Untungnya masalah keyakinan ini bisa dipupuk. Kita bisa memupuknya dengan terus belajar dan berlatih hingga pada akhirnya kita jadi benar-benar yakin terhadap analisa saham yang kita lakukan dan hasilnya. Jadi, sebelum terjun ke bisnis saham, asahlah terus pengetahuan dan ketrampilan kita sehingga pada akhirnya kita dapat melakukan analisa sendiri dan dapat yakin dengan hasil analisa tersebut. Jika belum, sebaiknya jangan ber-bisnis saham.