Bursa Saham Indonesia (BEI) Masih Bullish

Sudah hari minggu kembali. Besok, Bursa Saham Indonesia (BEI) akan memulai lagi siklus mingguannya. Saatnya mempersiapkan diri agar dapat mendulang rupiah dalam seminggu kedepan. Seperti biasa, langkah petama adalah menganalisa bagaimana kira-kira kondisi Bursa Saham Indonesia (BEI) dalam seminggu kedepan. Sekolah saham menggunakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk melakukan analisa ini.

Tepatnya menggunakan chart IHSG mingguan. Berikut prediksi kondisi Bursa Saham Indonesia (BEI) dalam seminggu kedepan:

IHSG Mingguan

IHSG-Mingguan-20140112

Pertama, mari kita analisa berdasarkan MACD Histogramnya. Dapat kita lihat bahwa MACD Histogram terakhir masih berwarna hijau. Ini memberitahu kita bahwa secara mingguan, Bursa Saham Indonesia (BEI) masih dalam tren naik (Bullish). Ini berarti BEI telah berada dalam tren naik selama empat minggu berturut-turut. Dapat diprediksi bahwa tren naik (Bullish) ini akan terus berlanjut dalam seminggu kedepan.

Sekarang, mari kita lihat chart candlesticknya. Tampak candlestick terakhir adalah candlestick doji. Ini memberitahu kita bahwa kekuatan pasukan Jendral Bullish dan pasukan Jendral Bearish sedang sama kuat. Belum ada satu pihak yang dapat mendominasi pertempuran. Berarti, kita masih harus tetap waspada. Apapun masih bisa terjadi. Pasukan Jendral Bullish akhirnya dapat mendominasi dalam minggu ini. Namun, kondisi sebaliknya juga punya peluang yang sama.

Intinya, candlesticknya belum bisa menginformasikan tren apa yang sedang berlangsung. Juga, dapat kita lihat bahwa candlestick sudah mendekati resistance kuat (garis MA20). Ini adalah titik krisis. Jika pada akhirnya garis MA20 dapat ditembus, maka tren naiklah yang terjadi. Namun jika tidak, maka pergerakan IHSG akan bergerak turun. Secara keseluruhan – baik dari bentuk candlestick dan posisi candlestick, kita disuruh untuk tetap waspada.

Sekarang, mari kita lihat volume transaksinya. Tampak bahwa volume transaksi terakhir meningkat signifikan jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Ini memberitahu kita bahwa nafsu beli sedang meningkat. Ada kemungkinan bahwa nafsu beli akan terus tinggi dalam seminggu kedepan. Pergerakan IHSG akan terus berada dalam tren naik (Bullish). Sinyal Bullish dari MACD histogram terkonfirmasi dengan volume ini.