Bursa Saham Indonesia (BEI) Masih Bullish

Besok, adalah hari istimewa – setidaknya untuk sekolah saham. Ini karena putaran siklus bulanan dan mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI) akan dimulai sekaligus. Seperti yang sudah diketahui, sekolah saham secara periodik melakukan analisa terhadap kondisi bursa sebagai dasar untuk melakukan trading. Alat bantu yang digunakan adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bulanan dan mingguan.

Dari hasil analisa tersebut akan diperoleh bagaimana kondisi bursa saham sehingga dapat diprediksi apakah bursa saham Bullish atau Bearish dalam seminggu dan sebulan kedepan. Berikut kira-kira kondisi bursa dalam sebulan dan seminggu kedepan:

IHSG Bulanan

IHSG-Bulanan-20140202

Pertama, mari kita analisa MACD Histogramnya. Tampak MACD Histogram terakhir berwarna hijau. Ini memberitahu kita telah terjadi perubahan tren secara bulanan – dari yang sebelumnya tren turun (Bearish) menjadi tren naik (Bullish). Setelah sekian bulan Bursa Saham Indonesia (BEI) dalam tren turun (Bearish) secara bulanan, akhirnya kembali masuk dalam tren naik (Bullish). Dalam hal ini, Bursa benar-benar dalam tren naik yang kuat.

Sekarang, mari kita lihat chart candlesticknya. Tampak bahwa candlestick terakhir adalah candlestick putih berbatang cukup panjang. Ini memberitahu kita bahwa pasukan Jendral Bullish telah mendominasi pertempuran. Dapat diharapkan dominasi ini akan terus berlanjut dalam bulan-bulan mendatang. Tentu, ini hanyalah sebuah prediksi. Masih tetap ada kemungkinan pasukan Jendral Bearish kembali mengambil alih. Harus tetap waspada.

Dapat juga dilihat bahwa candlestick terakhir tepat berada sebelum resistance kuat (garis MA20). Ini memberitahu kita bahwa ada kemungkinan IHSG akan bergerak turun dalam waktu dekat ini sebelum kembali berusaha bergerak ke atas – berusaha menembus resistance kuat tersebut. Secara umum memang bursa sedang memasuki masa Bullish secara bulanan namun peluang terjadi penurunan – setidaknya dalam bulan ini – masih terbuka lebar.

Sekarang, mari kita lihat volume transaksinya. Tampak volume transaksi terakhir mengalami penurunan. Namun dapat diabaikan karena penurunannya tidak signifian dan juga memang, karena awal januari kemarin ada libur tahun baru. Ini berarti, untuk kali ini, volume transaksi tidak terlalu ada informasi yang dapat digunakan. Mari kita langsung ke kesimpulan saja. Sekolah saham memutuskan bahwa BEI sedang Bullish secara bulanan. Namun harus tetap hati-hati.

IHSG Mingguan

IHSG-Mingguan-20140202

Pertama, mari kita lihat MACD Histogramnya. Tampak bahwa MACD Histogram terakhir berwarna hijau. Ini berarti secara mingguan, Bursa Saham Indonesia (BEI) masih meneruskan tren naik (Bullish) nya. Ini berarti sudah beberapa minggu kebelakang, bursa berada dalam tren naik. Dapat diharapkan bahwa pergerakan bursa masih akan terus naik dalam seminggu kedepan. Strategi agresif masih tepat untuk digunakan.

Sekarang, mari kita lihat chart candlesticknya. Tampak bahwa candlestick terakhir adalah candlestick putih berbatang lumayan. Ini memberitahu kita bahwa pasukan Jendral Bullish masih dapat memenangkan pertempuran. Ada memang perlawanan dari pasukan Jendral Bearish namun masih dapat diatasi. Namun, perlu juga kita hati-hati karena perlawanan dari pasukan Jendral Bearish tersebut. Pembalikan arah dapat terjadi secara tiba-tiba.

Tampak juga bahwa candlestick terakhir tepat berada di atas support kuat (MA20). Ini memberitahu kita bahwa pergerakan bursa sedang berada pada area aman untuk melakukan pembelian. Pegerakan turun akan sangat terbatas. Kita dapat melakukan pembelian secara sangat agresif dalam minggu ini. Namun, perlu diingat, titik support kuat tersebut hanyalah berarti sebuah pertahanan yang sulit untuk ditembus – bukan berarti mustahil untuk ditembus.

Jadi, tetap sistem pengamanan modal harus ada. Setidaknya pintu darurat selalu siap. Pintu darurat untuk keluar jika terjadi situasi yang tidak diinginkan. Sekarang, mari lihat volume transaksinya. Tampak volume transaksi terjadi penurunan namun belum cukup signifikan. Ini berarti dapat disimpulkan bahwa Bursa Saham Indonesia (BEI) masih berada dalam tren naik (Bullish) secara mingguan. Strategi agresif masih dapat diteruskan.