Bursa Saham Indonesia (BEI) Masih Bearish

Besok sudah senin lagi. Hari dimana Bursa Saham Indonesia (BEI) mulai berputar lagi. Saatnya kita bersiap untuk kembali menangguk keuntungan dari berbisnis saham. Sebagai langkah pertama, mari analisa kondisi pasar seminggu kedepan. Mengetahui kondisi pasar sangat penting. Dengannya kita dapat menentukan strategi yang paling tepat dalam seminggu kedepan. Kita dapat memilih apakah menggunakan strategi untuk bearish, sideaways, atau bullish.

IHSG Mingguan

IHSG-Mingguan-20131124

Pertama, mari menganalisa MACD histogram. Dapat dilihat bahwa MACD histogram terakhir adalah berwarna merah setelah sebelumnnya juga berwarna merah. Ini memberitahu kita bahwa tren turun (bearish) masih terus berlanjut. Diprediksi bahwa pergerakan IHSG masih akan mengalami penurunan seminggu kedepan. Berarti, pergerakan sebagian besar saham-saham di BEI juga akan berada dalam tren turun (bearish).

Sekarang, mari kita analisa candlesticknya. Dapat kita lihat bahwa candlestick terakhir adalah ccandlestick hitam berbatang relatif pendek. Ini memberitahu kita bahwa walau pasukan Jendral Bearish masih memenangkan pertempuran namun sudah terlalu dominan lagi. Dengan kata lain, sudah mulai ada perlawanan dari pasukan Jendral Bullish. Namun, perlawanan ini belum kuat untuk mengalahkan pasukan Jendral Bearish.

Diprediksi bahwa peluang kemenangan pasukan Jendral Bearish masih lebih besar dari peluang kemenangan pasukan Jendral Bullish. Apalagi ternyata, candlestick terakhir berada dekat dengan gari MA20 (resistance kuat). Jelas peluang penurunan lebih besar daripada kenaikan. Ya, berdasarkan candlesticknya, IHSG masih dalam tren turun (bearish). Walau ada peluang untuk naik, namun peluang turun tetap masih lebih besar.

Untuk mengkonfirmasi apakah sinyal-sinyal yang didapat bukanlah sinyal palsu, mari analisa volume transaksinya. Dapat kita lihat bahwa volume transaksi relatif besar. Ini menandakan sinyal bahwa IHSG berada dalam tren turun (bearish) kemungkinan besar bukanlah sinyal palsu. Jadi, disarankan untuk menjauh terlebih dahulu dari pasar. Jikapun memaksa untuk tetap trading, lakukan strategi trading untuk kondisi bearish.