Analisa Mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI) 28082016

Besok, siklus mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI) akan dimulai kembali. Saatnya menganalisa bagaimana kira-kira kondisi bursa untuk seminggu kedepan. Seperti biasa, digunakan chart mingguan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk menganalisa. Ingat ini cuma analisa pasar secara umum. Keputusan akhir tentu harus disesuaikan dengan kondisi detail per saham. 

Analisa Bursa Saham Indonesia mingguan

Pertama, mari lihat indikator MACD (Moving Average Convergence-Divergence). MACD Histogram berada di atas garis 0. Ini berarti pergerakan bursa masih dalam tren naik (Bullish). MACD Histogram berwarna merah. Ini berarti sedang terjadi gerakan menurun. Gerakan menurun ini terjadi dalam tren naik (Bullish) yang berarti ini adalah sebuah koreksi. Kemungkinan koreksi masih akan berlanjut seminggu kedepan.

Sekarang, lihat indikator MFI (Money Flow Indeks). MFI berada di atas garis 80%. Ini berarti secara mingguan, Bursa Saham Indonesia (BEI) resmi berada dalam area jenuh beli (Oversold). Sebuah sinyal yang memperkuat bahwa koreksi yang terjadi (menurut MACD) bukan kebetulan. Memang sudah saatnya. Garis MFI menaik yang berati aliran dana masih mengalir masuk (Inflow) ke bursa. Akan mendorong pasar semakin dalam ke area jenuh jual.

Mari lihat chart Candlesticknya. Chart candlestick terakhir memberitahu bahwa pasukan Jendral Bearish menang tipis untuk pertempuran seminggu kebelakang. Saking tipisnya, dapat kita anggap bahwa kekuatan pasukan Jendral Bearish dan pasukan Jendral Bullish sama kuat. Candlestick ini tidak dapat menginformasikan kecendrungan arah kemenangan untuk seminggu kedepan.

Sekarang mari lihat chart Candlestick dari sudut pandang yang lebih luas. Dapat dilihat bahwa setelah dominasi pasukan Jendral Bullish beberapa minggu kebelakang, pasukan Jendral Bearish akhirnya punya kekuatan untuk menahan. Ini berarti kekuatan pasukan Jendral Bullish mulai melemah dan kekuatan pasukan Jendral Bearish menguat. Tidak heran sinyal koreksi telah muncul.

Berdasarkan analisa di atas, Sekolah Saham menyimpulkan bahwa secara mingguan, Bursa Saham Indonesia sedang dalam fase koreksi pada tren naik (Bullish). Ini tentu adalah kesempatan beli sebelum pergerakan naik dalam tren naik (Bullish) kembali berlanjut. Kesempatan untuk membeli di harga bagus. Tentu selalu ada peluang koreksi berlanjut menjadi perubahan arah tren. Sabuk pengaman harus tetap digunakan.