Analisa Mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI) 22052016

Sudah Minggu lagi. Besok, siklus mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI) akan dimulai kembali. Saatnya mempersiapkan diri agar mendapatkan hasil yang optimal untuk seminggu kedepan. Seperti biasa, akan dianalisa bagaimana kira-kira kondisi umum bursa untuk seminggu kedepan. Sebagai alat bantu, digunakan chart mingguan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Mari mulai menganalisa.

Analisa Mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI)

Mari analisa indikator MACD (Moving Average Convergence-Divergence). Tampak MACD Histogram (masih) berwarna merah dan telah berada dibawah garis 0. Akhirnya yang dikhawatirkan selama ini kejadian juga. Koreksi ternyata terus berlanjut hingga menjadi tren turun (Bearish). Yup, secara mingguan, Bursa Saham Indonesia (BEI) akhirnya masuk dalam tren turun (Bearish). Tren naik (Bullish) telah secara resmi berakhir.

Sekarang, mari analisa indikator MFI (Money Flow Index). MFI berada diantara garis 0% dan garis 20%. Berdasarkan sudut pandang Bearish, ini memberitahu kita bahwa masih cukup luas ruang untuk penurunan sebelum mencapai daerah jenuh jual (oversold). Resiko cukup besar. Dapat dilihat juga bahwa garis MFI bergerak menurun. Ini berarti aliran dana keluar (outflow) masih tetap berlangsung. Belum ada tanda-tanda akan berhenti.

Mari analisa chart Candlestick. Candlestick terakhir memberitahu kita bahwa Pasukan Jendral Bearish masih meneruskan dominasinya. Belum terlihat ada tanda-tanda perlawanan dari Pasukan Jendral Bullish. Kemungkinan besar, Pasukan Jendral Bearish masih akan terus mendominasi pertempuran untuk seminggu kedepan. Makin menguatkan bahwa Bursa Saham Indonesia (BEI) berada dalam tren turun (Bearish).

Mari analisa chart Candlesticknya dari sudut yang lebih luas. Tampak bahwa benteng kuat (garis coklat) Pasukan Jendral Bullish akhirnya roboh juga. Benteng kuat yang beberapa bulan belakangan ini selalu berhasil melindungi Pasukan Jendral Bullish dari kekalahan yang lebih besar. Sekarang berhasil dihancurkan oleh Pasukan Jendral Bearish. Kemungkinan besar pasukan Jendral Bearish akan terus bergerak maju seminggu kedepan.

Berdasarkan semua analisa yang telah dilakukan, Sekolah Saham menyimpulkan, secara mingguan, Bursa Saham Indonesia (BEI) telah mengalami pergantian tren — dari tren naik (Bullish) menjadi tren turun (Bearish). Tentu ini adalah situasi dimana sebaiknya kita keluar dari pasar sepenuhnya. Menanti hingga ada tanda-tanda tren turun (Bearish) ini berakhir. Ingat, kita harus selalu disiplin untuk menyelamatkan modal.