Analisa Mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI) 12062016

Sudah hari Minggu. Besok, siklus mingguan Bursa Saham Indonesia (BEI) akan dimulai kembali. Saatnya mempersiapkan diri agar bisa  mendapat hasil optimal seminggu kedepan.  Seperti biasa, akan dianalisa terlebih dahulu bagaimana kondisi market (secara umum) untuk seminggu kedepan. Analisa dilakukan terhadap chart mingguan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).

Analisa BEI Mingguan

Mari analisa indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence). MACD histogram tampak masih di bawah garis 0 yang menandakan bahwa pergerakan bursa (mingguan) masih berada dalam tren turun (Bearish). Dapat dilihat juga histogramnya berwarna hijau yang menandakan gerakan koreksi terhadap tren turun masih berlanjut.  Sayangnya, belum bisa mengubah arah tren.

Sekarang, analisa indikator MFI (Money Flow Index). Garis MFI tepat berada di area garis 0. Berhubung masih tren turun (berdasarkan MACD), ini memberitahu bahwa ruang penurunan (sampai jenuh jual) masih sangat luas. Resiko masih cukup tinggi dalam hal ini. Dapat dilihat juga bahwa garis MFI  mulai melandai (setelah sebelumnya menaik). Ini memberitahu bahwa aliran dana masuk sudah seimbang dengan dana keluar.

Mari  analisa chart candlestick. Candlestick terakhir memberitahu bahwa pasukan Jendral Bearish akhirnya bisa memenangkan pertempuran. Belum terlalu dominan sih tapi sudah cukup sebagai peringatan bahwa (kemungkinan) pasukan Jendral Bearish masih akan terus memenangkan pertempuran untuk seminggu kedepan. Namun, peluang kemenangan pasukan Jendral Bullish juga masih ada walau tidak sebesar peluang kemenangan pasukan Jendral Bearish.

Secara lebih luas, dapat dilihat bahwa pergerakan Bursa Saham Indoensia (BEI) masih berada dalam  range gerakan mendatar. Masih berada dalam area garis coklat. Ada usaha penembusan ke atas, namun ternyata gagal. Dalam hal ini, benteng kuat pasukan Jendral Bearish tidak berhasil ditembus.  Malah setelah sempat berusaha merangsek maju ke dalam benteng, pasukan Jendral Bullish malah didesak mundur cukup jauh.

Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, secara mingguan, Bursa Saham Indonesia (BEI) masih berada dalam tren turun (Bearish) namun sedang dalam fase koreksi dimana ada gerakan perlawanan cukup signifikan terhadap tren turun. Sayangnya masih belum bisa merubah arah tren. Malah tampak bahwa gerakan perlawanan ini semakin melemah. Jadi, harus sangat hati-hati dalam seminggu kedepan. Lebih baik lagi jika menjauh dulu dari market.