Mau Dikemanakan Uang Anda?

Kalo bingung tidak ada uang sih sudah biasa. Tapi ternyata, ada uang juga orang masih bingung. Ketika segala kebutuhan sehari-hari sudah terpenuhi, dan masih sisa banyak uang, malah jadi bingung. Bingung uangnya mau dikemanain. Kebingungan ini adalah pertanda bagus. Berarti orang tersebut sudah memiliki kesadaran terhadap potensi dari uang. Sadar bahwa uang yang didiamkan saja adalah sebuah kerugian.

[Read more…]

Mau Untung Berapa?

Mau untung berapa?

Pertanyaan di atas sangat penting jika kita memang serius menganggap saham itu adalah sebuah bisnis. Jawaban dari pertanyaan tersebut akan menentukan bagaimana strategi kita kedepannya. Pada gilirannya, hal ini akan menentukan sistem trading yang kita gunakan. Pertanyaan di atas juga merupakan upaya untuk memicu kita agar berpikir. Berpikir apakah memang selama ini kita punya tujuan dalam berbisnis saham atau malah hanya sekedar main-main saja.

[Read more…]

Kalo Bisa Mudah Ngapain Make Yang Sulit

Jika bisa dipersulit mengapa harus dipermudah

Untuk yang sering bersinggungan dengan birokrasi di negri kita tercinta ini maka kata-kata di atas tentu sudah akrab dengan kita. Ya, kata-kata di atas memang dimaksudkan untuk menyindir jalannya birokrasi di Indonesia. Kita sering menemui bahwa urusan mudah dipersulit agar kita mau mengeluarkan sejumlah biaya tambahan jika ingin selesai lebih cepat. Saya yakin banyak dari kita yang sudah mengalami betapa mengesalkan jika terjebak dalam sistem seperti ini.

[Read more…]

Biar Lambat Asal Selamat 2

Di artikel sebelumnnya, kita sudah membahas panjang lebar mengenai kaitan antara pepatah “biar lambat asal selamat” dengan bisnis saham. Disebutkan bahwa mentalitas kita haruslah “biar lambat asal selamat” agar dapat mengelola resiko sehingga sesuai dengan profil kita masing-masing. Kali ini, mari kita membahas pepatah lama tersebut dari sudut pandang lain. Tentu masih tetap berkaitan dengan jalur kita yakni berbisnis saham.

[Read more…]

Biar Lambat Asal Selamat

Biar Lambat Asal Selamat

Pepatah di atas seharusnya sudah sering kita dengar – setidaknya saat  masa kecil kita dulu. Pepatah tersebut menasehati kita agar tidak apa-apa memproses sesuatu secara hati-hati (hingga terkesan lambat) agar peluang untuk mencapai hasil yang dinginkan menjadi lebih besar. Istilahnya, kerjanya pelan-pelan saja agar tidak membuat kesalahan yang tidak perlu. Dengan demikian diharapkan tingkat keberhasilan dari sebuah proses menjadi lebih tinggi.

[Read more…]