Yang Kaya Makin Kaya, Yang Miskin Makin Miskin

Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin

Adegium ini sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Adegium ini menceritakan bahwa orang yang sudah kaya terus mengakumulasi kekayaannya. Sebaliknya, orang yang miskin juga ternyata terus mengakumulasi kemiskinannya. Alhasih, kaya makin kaya, miskin makin miskin.

[Read more…]

Penyakit Saham: Rumput Tetangga Lebih Hijau

Rumput tetangga lebih hijau

Anda pasti familiar dengan kalimat di atas. Kalimat diatas ditujukan pada orang-orang yang selalu melihat ada saja yang kurang dari dirinya jika dibandingkan dengan orang lain. Singkatnya, ditujukan pada orang-orang yang tidak bersyukur. Hal yang sering terjadi dalam hidup ini.

[Read more…]

Bersakit-Sakit Dahulu, Bersenang-senang Kemudian

Ternyata pepatah lama memang mempunyai filosofi yang tepat menggambarkan suatu kondisi dalam bisnis saham. Sebelumnya kita telah mengupas pepatah lama — biar lambat asal selamat dan rajin menabung pangkal kaya. Kita juga membahas bagaimana kaitannya dengan bisnis saham. Kali ini, mari kembali membahas pepatah lamalainnya dan kaitannya dengan bisnis saham. Yang kita bahas kali ini adalah Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

[Read more…]

Biar Lambat Asal Selamat 2

Di artikel sebelumnnya, kita sudah membahas panjang lebar mengenai kaitan antara pepatah “biar lambat asal selamat” dengan bisnis saham. Disebutkan bahwa mentalitas kita haruslah “biar lambat asal selamat” agar dapat mengelola resiko sehingga sesuai dengan profil kita masing-masing. Kali ini, mari kita membahas pepatah lama tersebut dari sudut pandang lain. Tentu masih tetap berkaitan dengan jalur kita yakni berbisnis saham.

[Read more…]

Biar Lambat Asal Selamat

Biar Lambat Asal Selamat

Pepatah di atas seharusnya sudah sering kita dengar – setidaknya saat  masa kecil kita dulu. Pepatah tersebut menasehati kita agar tidak apa-apa memproses sesuatu secara hati-hati (hingga terkesan lambat) agar peluang untuk mencapai hasil yang dinginkan menjadi lebih besar. Istilahnya, kerjanya pelan-pelan saja agar tidak membuat kesalahan yang tidak perlu. Dengan demikian diharapkan tingkat keberhasilan dari sebuah proses menjadi lebih tinggi.

[Read more…]