Apa Itu Sistem Trading?

Sistem Trading

Telah berulangkali saya ulang-ulang kata tersebut di sekolah saham ini – terutama di artikel rekomendasi saham mingguan. Bukan sebuah kebetulan jika frase “Sistem Trading” sering diulang-ulang dalam artikel di sekolah saham ini. Sistem trading sangat penting jika ingin menghasilkan keuntungan secara konsisten dalam berbisnis saham.

Jadi, sudah jelas, sistem trading adalah sesuatu yang harus dipunyai oleh para pebisnis saham. Hal ini akan sangat menolong kita dalam mengarungi pasar saham yang sudah terkenal akan kekejamannya. Bisa dikatakan sistem trading akan menjadi senjata yang sangat ampuh dalam “medan peperangan” yang dikenal sebagai pasar saham. Sebagai awal, mari kita kenali apa itu sistem trading berdasarkan defenisinya.

Berdasarkan defenisinya, sistem trading adalah seperangkat aturan atau metode trading yang terorganisir, umum dilakukan, dan berulang.

Jika dilihat dari defenisi di atas, sebagai pebisnis saham, mempunyai sistem trading berarti kita mempunyai sebuah aturan/metode tetap yang kita ikuti dengan disiplin walau apapun kondisi yang terjadi dalam pasar saham. Kita harus sangat disiplin menerapkan aturan/metode tersebut tanpa penyimpangan sedikitpun. Jika tidak, maka sistem trading ini tidak akan ada gunanya sama sekali.

Apa itu Sistem Trading?

Dan perlu diingat bahwa sistem trading ini hanya boleh dimodifikasi jika kita sedang tidak dalam mengambil posisi di pasar saham. Yup, tentu akan ada modifikasi-modifikasi karena sistem trading perlu disesuaikan dengan kondisi terkini (baik pasar atau diri kita sendiri). Tapi tentu saja, jangan dimodifikasi terlalu sering agar sistem trading tersebut dapat di-uji coba terhadap berbagai situasi pasar saham.

Sistem trading dapat disebut juga sebagai rencana trading karena ini adalah tentang apa saja yang kita rencanakan tentang trading kita sebelum kita membeli saham. Sistem trading adalah rencana detail tentang bagaimana kita melakukan trading saham dari permulaan sampai selesai. Mulai dari menggunakan uang berapa banyak, membeli di harga berapa, target keuntungan, batas cutloss, dan lain-lain.

Sudah lebih ada gambaran mengenai apa dan bagaimana pentingnya sistem trading bukan? Untuk lebih memahaminya mari kita lihat contoh dibawah.

Kita adalah pebisnis saham. Dana yang tersedia adalah 100 juta rupiah. Dengan sebuah sistem trading maka kita akan dapat dengan cepat tahu bagaimana cara terbaik untuk memutar 100 juta tersebut untuk menghasilkan keuntungan yang optimum dengan resiko yang dapat diterima. Sistem trading akan memberitahukan:

  • Seberapa banyak uang yang harus digunakan untuk membeli saham
  • Seberapa banyak uang yang harus disimpan dalam tunai
  • Kapan saat membeli saham
  • Kapan saham harus ditahan
  • Kapan saham harus dijual
  • Seberapa besar keuntungan yang ingin dicapai
  • Seberapa besar kerugian yang mungkin dihadapi
  • Saham yang bagaimana yang dapat kita beli
  • Saham yang bagaimana yang terlarang untuk dibeli
  • dll

Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kita punya sebuah rencana bisnis (business plan) yang sangat jelas. Kita akan sangat terukur dalam menggunakan 100 juta tersebut untuk berbisnis saham. Sistem trading dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan yang konsisten. Dalam hal ini kita telah mengontrol resiko sesuai dengan yang kita inginkan sehingga probabilitas keuntungan akan semakin meningkat.

Setelah pembahasan sejauh ini, kita tentu sudah dapat melihat bahwa dari tanpa sistem trading maka kita jelas akan gagal dalam berbisnis saham – setidaknya resiko gagalnya akan sangat besar. Dapat dikatakan dalam hal ini kita bukan sedang berbisnis melainkan sedang berjudi. Mungkin karena sebagaian besar orang bermain saham tanpa sistem tradinglah yang membuat awam memandang pasar saham adalah sebuah kasino.

Dapat disimpulkan bahwa sistem trading adalah sebuah keharusan dalam berbisnis saham. Tanpanya, dapat dikatakan kita sedang berjudi karena maju ke medan tempur tanpa senjata sama sekali. Sistem trading jelas dapat menjadi alat yang sangat berguna untuk meraih keuntungan dari pasar saham. Jadi, persiapkanlah sistem trading anda sebelum terjun ke bisnis saham.

Trackbacks

  1. […] mungkin, saya menyarankan agar kita membuat sendiri sistem trading kita. Itu karena setiap diri kita adalah unik dan dibutuhkan sistem trading yang benar-benar […]

  2. […] lainnya – dapat memberikan sinyal beli dan jual. Indikator ini dapat menjadi bagian penting dalam sistem trading yang kita […]

  3. […] diperhatikan untuk seminggu ke depan. Tentu saja, rekomendasi saham ini harus disesuaikan oleh sistem trading masing-masing. Untuk lebih jelasnya, silahkan dibaca terlebih dahulu halaman penyangkalan […]

  4. […] Sudahkah kemarin anda melakukan cutloss? Jika sudah, selamat untuk anda karena telah berhasil menyelamatkan modal yang merupakan hal paling berharga dalam berbisnis saham. Jika belum, maka segeralah melakukan cutloss dan menenangkan diri. Setelah tenang, mulailah menganalisa mengapa anda bisa terlambat untuk cutloss. Jika sudah menemukan jawabannya maka segera perbaiki dan integrasikan dengan sistem trading anda. […]