[Update] Menjual Saham Aneka Tambang (ANTM)

Tampaknya, Bursa Saham Indonesia (BEI) benar-benar sedang dalam tren turun (bearish). Sehingga, menjual rugi saham KMI Wire & Cable (KBLI) bukanlah yang terakhir. Saham Aneka Tambang (ANTM) pun harus dijual rugi (cut loss). Ya, sudah ada sinyal jual dari saham ini. Padahal, saham ini barus saja saya beli. Tapi mau bagaiman lagi. Saya harus tetap disiplin untuk mengikuti sinyal-sinyal dari sistem trading.

Dan, sayang memang, sistem trading mengeluarkan rekomendasi untuk menjual saham Aneka Tambang (ANTM) ini. Terpaksa deh, walau pahit, saham ini akan saya jual. Pertanyaannya adalah pada harga berapa harus saya jual saham ini. Untuk mencari tahu jawabannya, mari lihat chart di bawah ini:

Menjual-Saham-Aneka-Tambang-ANTM

Pertama, mari kita analis MACD histogramnya. Dapat kita lihat bahwa MACD histogram terakhir adalah berwarna merah, setelah sebelumnya berwarna hijau. Ini memberitahu kita bahwa tren pergerakan harganya kembali ke tren turun (bearish). Jadi, dapat diprediksi bahwa harga akan terus bergerak turun pada hari-hari kedepannya. Tentu ini adalah sebuah sinyal jual. Ya, kita harus menjual saham ini jika tidak mau kerugian semakin terakumulasi.

Sekarang, mari menganalisa indikator lainnya, candlestick. Tampak bahwa candlestick terakhir adalah sebuah candlestick hitam berbatang panjang. Ini memberitahu kita bahwa pasukan Jendral Bearish sedang mendominasi pertempuran. Diprediksi bahwa dalam hari-hari kedeipan, pasukan Jendral Bearish masih akan mendominasi pertempuran. Harga masih akan turun. Tentu saja, ini adalah sebuah sinyal jual.

Namun, dapat kita lihat bahwa candlestick sudah dekat dengan support kuat (MA20) dan masih berada di atasnya. Ini memberitahu kita bahwa masih ada kemungkinan harga akan memantul ke atas (pull back) dulu sebelum melanjutkan penuruanannya. Ini adalah sebuah kesempatan untuk menjual saham ini pada harga yang lebih bagus. Setidaknya, kerugian mungkin tidak akan sebesar jika menjualnya pada harga sekarang.

Sekarang, mari kita lihat indikator lainnya, volume transaksi. Dapat kita lihat bahwa volume transaksinya relatif kecil. Ini memberitahu kita bahwa kemungkinan besar sinyal jual kali ini adalah palsu. Atau setidaknya, tekanan jualnya tidak terlalu besar sehingga ada harapan harga akan kembali naik dalam waktu dekat ini. Jadi bagaimana keputusannya? Apakah jadi menjual atau dipertahankan saja?

Tentu, karena sistem trading telah menyuruh untuk menjual saham ini, saya akan tetap menjualnya. Namun, berdasarkan analisa yang telah dilakukan, saya tidak akan menjualnya pada harga sekarang. Saya akan menjualnya pada harga 1570 rupiah. Ini adalah titik harga yang tepat dibawah harga resistance jangka pendeknya. Semoga pasar mau membeli di harga tersebut. Mari kita lihat saja bagaimana pasar akan memutuskan.

[Update] Pasar ternyata merasa harga 1570 rupiah itu ketinggian untuk saham Aneka Tambang (ANTM). Jadi deh saham ini masih berada dalam portofolio saya. Kita lihat saja nanti apakah saya akan menjual saham ini pada harga yang lebih rendah. Sekilas lihat sih support kuat telah ditembus, jadi kemungkinan besar besok akan saya jual dengan harga yang lebih rendah.