Seri Indikator Analisis Teknikal: Menentukan Support dan Resistance Secara Sederhana

Seperti yang saya katakan dalam artikel Seri Indikator Analisis Teknikal: Support dan Resistance, Support dan Resistance sangat penting untuk diketahui oleh para pebisnis saham. Ini adalah cara sederhana untuk menentukan sinyal beli dan jual. Beli jika harga berada di support, jual jika harga menembus suppport, jual jika harga berada di resistance, dan beli jika harga menembus resistance. Tampak support dan resistance menawarkan sinyal yang cukup lengkap bukan?

Nah, sekarang, agar kita bisa memanfaatkan support dan resistance ini, kita perlu tahu bagaimana cara menentukan mana daerah support dan mana daerah resistance. Ada beragam cara untuk menentukannya dan hampir semuanya sederhana. Inilah mengapa support dan resistance menjadi favorit bagi banyak pebisnis saham. Untuk kali ini, mari kita pelajari cara yang paling sederhana yakni Horizontal Line (garis datar) dan Trend Line (garis tren).

Horizontal Line (garis datar)

Dalam hal ini, kita menetukan support dan resitance secara mendatar. Penentuan support dilakukan dengan menarik garis datar di antara titik-titik harga terendah pada suatu periode pergerakan harga saham. Untuk resistance, kita menarik garis datar di antara titik-titik harga tertinggi pada susatu periode pergerakan harga saham. Untuk lebih mengerti mari lihat gambar di bawah:

Support dan Resistance Horizontal

Seperti yang kita lihat pada gambar, garis merah menghubungkan beberapa titik harga terendah secara mendatar dan garis biru menghubungkan beberapa titik harga tertinggi (juga) secara mendatar. Garis merah adalah horizontal support dan garis biru adalah horizontal resistance. Dari sini seharusnya sudah cukup jelas bagaimana menentukan support dan resitance secara mendatar (horizontal).

Cukup menghubungkan dua atau lebih titik-titik harga terendah dan tertinggi dalam arah mendatar pada suatu periode tertentu.

Trend Line (garis tren)

Dalam hal ini, kita menentukan support dan resistance dengan mengikuti arah tren yang sedang terjadi. Ketika tren turun, maka garisnya akan menurun. Ketika tren naik maka garisnya akan menaik. Ketika tren menyamping maka garisnya akan mendatar. Dalam hal kita menarik garis di antara beberapa titik harga searah dengan tren dalam suatu periode pergerakan harga. Untuk lebih mengerti mari kita lihat gambar di bawah:

Support dan Resistance Trend

Seperti yang kita lihat pada gambar, garis merah menghubungkan beberapa titik harga terendah secara menurun dan garis biru menghubungkan beberapa titik harga tertinggi (juga) secara menurun. Ini terjadi karena memang tren yang sedang berlangsung adalah tren turun. Garis merah adalah support dan garis biru adalah resistance. Dari sini seharusnya sudah cukup jelas bagaimana menentukan support dan resitance menggunakan garis tren.

Kita cukup menghubungkan dua atau lebih titik-titik harga terendah atau tertinggi dengan arah mengikuti pergerakan harga (tren) yang sedang berlangsung pada suatu periode tertentu.