Seri Indikator Analisis Teknikal: Trading Menggunakan Multiple Moving Average (MA)

Sejauh ini, telah dibahas bagaimana menggunakan single Moving Average (MA) dan double Moving Average (MA) — Trading Menggunakan  Moving Average (MA) dan Cara Lain Menggunakan Moving Average (MA).  Kali ini mari kita bahas bagaimana menggunakan lebih dari dua (multiple) Moving Average.

Dalam hal ini kita batasi untuk melihat tren saja — bukan sinyal beli/jual. Sebenarnya bisa juga  digunakan untuk sinyal beli/jual dengan melihat  titik perpotongan multiple MA. Tapi karena banyaknya Moving Average (MA) yang terlibat, akan sangat lama menunggu semua berpotongan. Jadi, untuk kali ini kita gunakan multiple MA ini sebagai indikator tren saja.

Aturannya:

  • MA Time Frame pendek > MA Time Frame sedang > MA Time Frame panjang = Tren Naik (Bullish)

  • MA Time Fram pendek < MA Time Frame sedang < MA Time Frame panjang = Tren Turun (Bearish)

Masih cukup sederhana bukan? Moving Average memang kata lain dari kesederhanaan. Jadi, ketika MA time frame lebih pendek berada di atas time frame lebih panjang, sedang dalam tren naik (Bullish). Sebaliknya, ketika MA time frame lebih pendek berada di bawah time fram lebih panjang, sedang dalam tren turun (Bearish).  Sesederhana itu.

Untuk lebih jelas mari kita gunakan contoh berupa chart pergerakan  harga saham. Untuk contoh, kita menggunakan 4 Moving Average (MA) sekaligus yakni MA20, MA50, MA100, dan MA 200. Tentu jumlah Moving Average (MA) yang digunakan tidak mutlak harus 4. Bisa kurang atau malah lebih. Tapi untuk artikel ini, kita gunakan 4 Moving Average (MA). Sesuai aturan sebelumnnya, maka:

  • Tren naik (Bullish) = MA20 > MA50 > MA100 > MA200

  • Tren turun (Bearish) = MA20 < MA50 < MA100 < MA200

Tentu melihat langsung di chart akan membuat kita lebih mudah memahaminya.  Mari lihat gambar berikut:

Multiple Moving Average (MA) Bullish

Multiple Moving Average (MA) Bullish

Tampak bahwa MA20 (garis coklat) ada di atas MA50 (garis biru). MA50 berada di atas MA100 (garis hijau). MA100 berada di atas MA200 (garis biru kehijaun). Ini adalah Bullish yang sempurna.

Multiple Moving Average (MA) Bearish

Multiple Moving Average (MA) Bearish

Tampak bahwa MA20 (garis coklat) di bawah MA50 (garis biru). Sedangkan MA50 ada di bawah MA100 (garis hijau). Dipihak lain, garis MA100 berada di bawah MA 200 (garis biru kehijauan). Ini Bearish yang sempurna.