Membaca Ekspektasi Menggunakan Analisa Teknikal (TA)

Pada artikel terdahulu, kita telah memahami bagaimana eratnya kaitan saham dengan ekspektasi. Yup, ekpektasi lah yang menjadi tulang punggung pergerakan harga saham. Dus, memahami bagaimana ekpektasi bekerja sangat penting untuk meraih hasil yang optimal. Tentu tidak berhenti memahami saja. Kita harus dapat membaca bagaimana ekpektasi pasar agar dapat memprediksi arah pergerakan harga.

Terus bagaimana cara membacanya? Bukankah akan sangat sulit karena ekspektasi adalah sesuatu yang bersifat abstrak? Jangan khawatir. Kita cukup beruntung hidup dijaman online ini. Cukup buka software Analisa Teknikal (TA) dan voila! Membaca ekspektasi pasar menjadi semudah menggerakkan ujung jari kita. Yup, Analisa Teknikal (TA) adalah jawabannya. Dengan menggunakan indikator TA yang tepat, akan sangat mudah membaca ekspektasi pasar.

Membaca Ekspektasi dengan Analisa Teknikal (TA)

Sebenarnya, dalam hal ini kita tidak secara langsung menggunakan indikator Analisa Teknikal (TA) untuk membaca ekspektasi pasar. Melainkan menggunakannya untuk membaca tren. Dari arah tren inilah terbaca bagaimana ekspektasi pasar. Seperti yang sudah pernah disinggung. Ekspektasi lah yang menggerakkan pasar. Ekpektasi lah penyebab harga saham itu  bergerak naik, bergerak turun, atau bergerak mendatar.

Ingat hukum ekspektasi saham. Ekspektasi pasar lebih tinggi dari harga sekarang, harga saham akan bergerak naik. Ekspektasi pasar lebih rendah dari harga sekarang, harga saham akan  bergerak turun. Ekspektasi pasar sama dengan harga sekarang, harga saham akan bergerak mendatar. Semua pergerakan harga saham yang mungkin terjadi telah terangkum sepenuhnya dalam hukum ekspektasi saham ini.

Secara sederhana dapat disimpulkan.  Jika terdeteksi tren naik (Bullish), ekspektasi pasar sedang lebih tinggi dari harga sekarang. Jika terdeteksi tren turun (Bearish), ekspektasi pasar sedang lebih rendah dari harga sekarang. Jika terdeteksi tren mendatar (sideaways), ekspektasi pasar sedang sama dengan harga sekarang. Terlihat jelas hubungan antara membaca tren dengan membaca ekpektasi pasar bukan ?

Yup, menggunakan indikator Analisa Teknikal (TA) mendeteksi tren berarti secara tidak langsung kita sedang membaca ekspektasi pasar. Tepatnya membaca akibat dari ekspektasi pasar. Jadi alih-alih membaca tahap satu (ekspektasi/penyebab), kita langsung meloncat membaca tahap dua (pergerakan akibat ekspektasi). Dan ini bagus. Akan menyederhanakan proses yang harus dilalui untuk meraih manfaat dari ekspektasi pasar.