Seri Indikator Analisis Teknikal: 4 Pola Candlestick Bearish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah

Telah dibahas dengan detail – satu per satu — empat pola candlestick Bearish dengan tingkat ketepatan rendah. Bearish berarti pola candlestick tersebut memberitahu bahwa sedang terjadi perubahan dominasi dalam medan pertempuran. Dari yang sebelumnya didominasi oleh pasukan Jendral Bullish, menjadi dominasi pasukan Jendral Bearish. Yup, ini adalah sebuah sinyal bahwa harga saham akan turun kedepannya.

Tingkat ketepatan rendah berarti bahwa alih-alih terjadi pergantian dominasi, ada kemungkinan ternyata pasukan Jendral Bullish berhasil menyerang balik dan melanjutkan dominasinya. Inilah mengapa disarankan agar kita menunggu dulu. Menunggu sampai benar-benar dapat dipastikan bahwa pasukan Jendral Bearish ternyata benar-benar telah dapat mendominasi. Kita harus menunggu konfirmasi.

4 Pola Candlestick Bearish Dengan Tingkat Ketepatan Rendah

Untuk mengingat kembali ke-empat pola candlestick Bearish dengan tingkat ketepatan rendah ini, mari baca rangkumannya:

#1. Pola Candlestick Bearish Hanging Man

Bearish Hanging Man adalah pola candlestick yang dibentuk oleh sebuah candlestick berbadan pendek dengan ekor bawah yang panjang. Pola ini muncul setelah sebuah tren naik (Bullish) yang cukup panjang. Pola candlestick ini memberitahu kita bahwa awalnya, pasukan Jendral Bullish masih meneruskan dominasinya. Namun kemudian, pasukan Jendral Bearish berhasil mendesak mundur hingga jauh. Walaupun akhirnya berhasil melakukan perlawanan hingga tidak terlalu terdesak, tetap saja ada tanda-tanda bahwa sedang terjadi perubahan dominasi. Ada tanda-tanda bahwa pasukan Jendral Bearish siap untuk mengalahkan pasukan Jendral Bullish.

#2. Pola Candlestick Bearish Shooting Star

Bearish Shooting Star adalah pola candlestick yang dibentuk oleh sebuah candlestick berbadan pendek dengan ekor atas yang panjang. Pola candlestick ini terbentuk pada tren naik (Bullish). Pola ini menceritakan bahwa pada awalnya, pasukan Jendral Bullish meneruskan dominasinya. Merangsek maju hingga jauh ke daerah pasukan Jendral Bearish. Kemudian, pasukan Jendral Bearish berhasil melakukan perlawanan yang sangat kuat. Mereka bahkan berhasil mendesak mundur pasukan Jendral Bullish hingga jauh. Ada perlawanan diakhir pertempuran, namun secara umum, pasukan Jendral Bearish berada diposisi yang lebih menguntungkan. Kemungkinan pasukan Jendral Bearish akan memenangkan pertempuran selanjutnya.

#3. Pola Candlestick Bearish Harami

Bearish Harami adalah pola candlestick yang dibentuk oleh dua buah candlestick. Sebuah candlestick putih berbatang panjang dan sebuah candlestick hitam berbatang lebih pendek. Pola candlestick ini terbentuk dalam tren naik (Bullish). Pola candlestick ini memberitahu kita bahwa tampaknya, pasukan Jendral Bullish masih sangat dominan. Belum ada tanda-tanda mereka akan kalah. Namun kenyataannya berbeda. Pasukan Jendral Bearish ternyata telah menunggu kesempatan, dan kemudian melancarkan serangan yang sangat kuat hingga dapat memukul mundur pasukan Jendral Bullish. Kemungkinan, mereka akan terus menggempur pertahanan pasukan Jendral Bullish.

#4. Pola Candlestick Bearish Belt Holt

Bearish Belt Holt adalah pola candlestick yang dibentuk oleh dua buah candlestick. Sebuah candlestick putih berbatang panjang dan sebuah candlestick hitam berbatang panjang. Pola candlestick ini terbentuk saat tren naik (Bullish). Pola candlestick ini menceritakan bahwa pada awalnya semua berjalan normal, pasukan Jendral Bullish masih meneruskan dominasinya. Mereka dapat merebut wilayah yang cukup luas. Kemudian, pembalikan itu terjadi. Pasukan Jendral Bearish menyerang dengan kekuatan yang sangat besar. Pasukan Jendral Bullish tercerai-berai. Pasukan Jendral Bearish terus merangsek maju hingga akhirnya tertahan benteng pasukan Jendral Bullish. Melihat kekuatan pasukan Jendral Bearish, kemungkinan benteng tersebut akan berhasil dihancurkan.